Home Breaking News Sepeda Motor Sumbang 66% Kecelakaan Mudik Lebaran

Sepeda Motor Sumbang 66% Kecelakaan Mudik Lebaran

macet

JAKARTA | Otorai.com – Sepeda motor masih menjadi penyumbang kecelakaan tertinggi selama musim mudik lebaran, pada tahun 2015 saja mencapai angka 3.633 kasus, dengan porsi 66% dari total 5.514 kasus. Sedangkan data Korlantas Mabes Polri menyebutkan kecelakaan mudik tahun lalu naik 7% dari 2014 sebanyak 5.144 kasus.

Pertumbuhan kecelakaan terbesar dicetak kendaraan khusus sebesar 468% menjadi 108 kasus, kendaraan tidak bermotor 187% menjadi 284 kasus, dan mobil penumpang 38% menjadi 871 kasus.Adapun kasus kecelakaan bus turun 127% menjadi 218 kasus. Sementara itu, korban meninggal dunia turun 11% menjadi 646 orang dari 722 orang. Meski turun, jumlah itu masih terbilang tinggi. Sebab, dalam sehari selama periode mudik, rata-rata korban meninggal mencapai 40 orang.

Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto menilai, lebih rendahnya korban meninggal selama mudik dibanding hari biasa disebabkan adanya koordinasi antarinstansi pemerintahan. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran khusus untuk mengawal mudik Lebaran. Oleh karena itu, koordinasi ini harus diteruskan sepanjang tahun agar kasus fatalitas bisa ditekan.

Selain itu, manajemen keselamatan mudik perlu ditingkatkan. Alasannya, meski dalam tren turun, kasus kecelakaan yang memicu fatalitas selama mudik masih cukup tinggi.

“Masyarakat pun harus mampu melindungi diri dengan manajemen perjalanan mudik yang sehat dan tepat, selain manajemen keselamatan mudik selalu ditingkatkan ” jelas Edo Rusyanto dalam diskusi Jurus Perlindungan Keselamatan Mudik di Jakarta, Sabtu (25/6).

Turut hadir dalam acara ini AKBP Kanton Pinem, Kasubbid Dikpen Biddikmas Korlantas Polri, Ketua Umum Asosiasi Industri Sepeda Motor (Aisi), dan perwakilan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Jarak Aman menggandeng Independent Bikers Club (IBC) untuk menggelar diskusi tersebut.

Edo juga menambahkan bahwa melalui diskusi itu, Jarak Aman dan IBC berharap dapat berkontribusi dalam menekan angka kecelakaan selama mudik.  Perlu diketahuin bahwa Kegiatan ini dibarengi dengan aksi turun ke jalan untuk menyosialisasikan kampanye keselamatan jalan (road safety) denga membagikan flyer, membentangkan spanduk, dan membagikan takjil kepada para pemudikdi Pangkalan Jati, Kalimalang, Jakarta Timur.(rhs/foto : istimewa)