Home Breaking News IIMS 2016 : Edukasi Road Safety for Children Tanamkan Tertib Berlalu Lintas...

IIMS 2016 : Edukasi Road Safety for Children Tanamkan Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Road-Savty

JAKARTA | Otorai.com – Program edukasi Road Safety for Children (RSC) merupakan acara yang dipersiapkan Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2016, RSC yang merupakan taman lalu lintas di arena out door IIMS ini merupakan destinasi bagi keluarga yang memiliki anak berusia 6 – 12 tahun. Di arena ini anak anak diajarkan disiplin berlalu lintas karena semua kegiatannya di format dengan cara bermain mulai dari pengenalan rambu rambu lalu lintas hingga bagaimana harus tertib di jalan raya.

Walaupun acara ini baru pertama kali dilaksanakan tetapi sudah mendapat animo dari anak anak hingga orang tua,  dan acara ini terbilang sukses karena melebihi dari target yang semula di rencanakan terlihat jumlah Surat Ijin Mengemudi (SIM) yang dikeluarkan yaitu  sebanyak 1500 SIM duplikasi sebagai souvenir selama 4 hari penyelenggaraan, dan berjalan mulus karena adanya kerja sama pihak Dyandra Promosindo dengan Ditlantas Polda Metro Jaya yang membantu penyelengaaraan RSC tersebut.

Dalam pelaksanaannya diarena tersebut memang sangat lucu melihat tingkah laku anak tetapi semua  bisa diatasi petugas dan polwan polwan cantik yang berada disana . “ Kami memiliki metode tersendiri dalam pelaksanaannya, yang intinya adalah bagaimana menanamkan karakter dan kepedulian berlalu lintas sejak dini hingga terbawa sampai dewasa,” jelas Ajun Komisaris Rina yang bertugas disana.

Sesuai tema dari penyelenggaraan IIMS ini  Essence of Motor Show hal utama yang ingin dilakukan adalah menanamkan karakter yang kuat pada anak anak bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya  pada kepatuhan pada rambu rambu tetapi menyangkut kepeduian pada aspek keselamatan, tata krama dan penghormatan pada pengguna jalan lainnya.  “ Acara  ini akan terus berlanjut  dan tidak hanya di pameran ini saja  tetapi akan dilakukan di beberapa mall di Jakarta dan mungkin sampai ke kota kota besar lainnya.” Ujar M. Rizki Project Officer RSC. (Koes)