Home Breaking News Mandiri Tunas Finance Fokus Pada Segmen Pembiayaan Mobil Baru

Mandiri Tunas Finance Fokus Pada Segmen Pembiayaan Mobil Baru

MTF1

JAKARTA | Otorai.com –  Ditengah lesunya industri otomotif secara nasional, PT Mandiri Tunas Finance  (MTF) dapat membukukan kinerjanya secara fantastis sepanjang 2015 dengan membukukan pertumbuhan laba bersihnya di atas 30% , angka ini dua kali dari pertumbuhan laba kompetiternya yang hanya berada di level 15%.

Komposisi pembiayaan pada tahun 2015 ,masih didominasi oleh mobil baru  sejalan dengan usaha perusahaan di mana  fokus pada pembiayaan di segmen mobil baru. Seperti dikatakan Ignatius Susatyo Wijayo, Direktur Utama PT Mandiri Tunas Finance bahwa komposisi pembiayaan mengalami pertumbuhan dan market sharenyapun  meningkat 15 % di banding pada tahun 2014 yang hanya berada pada level 12% merujuk data Gaikindo.

“Nilai pembiayaan mobil baru 2015 tumbuh 19% dibanding dibanding periode 2014, sedangkan secara unit mobil baru meningkat 5%, yakni dari 99.863 unit menjadi 105.329 unit mbil baru,” jelasnya , pada  acara Media Gathering  di Purwakarta (27/02/2016).

Tidak hanya itu MTF juga sigap melakukan ekspansi bisnisnya dengan menambah sejumlah cabang baru guna meningkatkan penetrasi pasar. Selain cabang baru perusahaan juga menambah lebih banyak kantor satelit, yaitu kantor MTF yang memanfaatkan jaringan kantor Bank Mandiri.

“Kita memanfaatkan jaringan kantor Induk usaha bank Mandiri. Ini bentuk sinergi, disamping efisiensi biaya investasi untuk pembukaan cabang baru. Ada sekitar 20 kantor satelit yang kita buka di tahun 2015,” tambahnya.

Selain kantor Satelit sepanjang 2015 ini dikembangkan jaringannya untuk wilayah Indonesia bagian Barat dan tengah seperti Tugu Mulyo dan Lahat (Sumsel), Sumedang  dan Indarmayu (Jabar), Bone, bulukumba dan Palopo (Sulsel), Lamongan dan Blitar (Jatim), Singaraja (Bali), Pasaman Barat dan Solok (Sumbar), Belitung (Babel), Banjarnegara (Jateng) , Kolaka (Sulteng) dan Marisa (Gorontalo), Perusahaan kedepannya juga akan menjajaki pasar Indonesia Bagian Timur.(rhs)