Home Breaking News All New Kijang Innova Kreasi Sejarah Panjang Sukses Kerjasama Indonesia – Jepang

All New Kijang Innova Kreasi Sejarah Panjang Sukses Kerjasama Indonesia – Jepang

TMMIN3

JAKARTA | Otorai.com –  Toyota Kijang pertama kali diperkenalkan dan diproduksi pada tahun 1977 yang telah disesuaikan  dengan kebutuhan Indonesia,  setelah mengalami perjalanan sejarah panjang dari generasi ke generasi dan  seiring pula dengan perkembangan industri otomotif  Indonesia selama 30 tahun lebih, maka  lahirlah The All New Kijang Innova yang merupakan Bentuk kijang generasi ke – 6  dari model yang sangat legendaris.

Kehadiran All New Kijang Innova yang diproduksi oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dengan teknologi mesin terkini  merupakan babak baru perjalanan Toyota di Indonesia menuju pintu gerbang industri otomotif  dunia.

“Kami memulai pengembangan dan peroduksi Kijang di Indonesia sejak tahun 1977, sejak saat itu tampilan dan teknologi Kijang telah berkembang tampa henti untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia, dan Kijang telah menjadi salah satu model paling populer di Indoensia. Pada tahun 2004, Kijang berubah nama menjadi Kijang Innova, sebagai bagian dari proyek Innovative Internasional Multi-Purpose Vechile dan menajadikan Kijang sebagai duta besar otomitf Indonesia untuk dunia,” papar Seiichi Sudo, Executive Vice President, Member of the Board of  Directors Toyota Motor Corporation, pada saat pembukaaan acara The All New Kijang Innova Line off Ceremony di TMMIN Karawang Plant, Jawa Barat (24/11/2015)

Seiring perjalan  mulai dari tampilan dan teknologi,  kendaraan ini kini   di produksi dengan meningkatnya kandungan lokal lebih dari 60 %  dan hingga kini menjadi mobil yang benar – benar dibuat di Indonesia dengan kandungan lokal sebesar 85 % selama 38 tahun kehadirannya di tanah air.

“Kami akan selalu berupaya untuk memproduksi mobil yang lebih baik, dengan senantiasa mempromosikan respect to people , sehingga The All New Kijang Innova dan kendaraan Toyota Lainnya dapat di cintai oleh masyarakat Indonesia dn dunia,” tutup Seiichi Sudo. (rhs)