Home Breaking News Michelin Gelar Uji SIM Bagi Siswa SMA Di Puncak kampanye Road Sefety

Michelin Gelar Uji SIM Bagi Siswa SMA Di Puncak kampanye Road Sefety

Michelin

JAKARTA | Otorai.com – Sebagai puncak dari program kampanye Road Sefety, PT. Michelin Indonesia bersama Dit.Lantas Polda Metro menggelar ujian Surat Ijin Mengemudi (SIM) kepada 250 siswa SMA se Jakarta, Depok, Tanggerang dan Bekasi (JABODETABEK) yang bertempat di Satpas SIM jalan Daan Mogot Km 11, Cengkareng, Jakbar, pada hari Minggu 1 November 2015.

Acara ini merupakan rangkaian kegiatan edukasi mengenai keselamatan berkendara bagi siswa SMU se JABODETABEK yang sudah berlangsung sejak 22 Agustus – 19 September 2015, dalam program kampanye road sefety  yang bertajuk “ Tunjukan Safetynu ! Ayo Uji SIM. ” Michelin memiliki kepentingan untuk terus menempatkan faktor keselamatan sebagai prioritas utama dalam setiap berkendara,” demikian yang diutarakan Nora Guitet, Head of Public Affair PT. Michelin Indonesia.

Kampanye ini merupakan program rutin Michelin bersama Dit. Lantas Polda Metro Jaya yang sudah memasuki tahun kedua yang bertujuan untuk mengubah cara pandang masyarakat yang selama ini cenderung mengabaikan faktor safety dalam berkendara sehingga menciptakan banyak kecelakaan yang sangat merugikan masyarakat dan jutaan keluarga Indonesia.   Sesuai UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalulintas dan Angkutan, bahwa pelajar minimal usia 17 tahun sudah diperbolehkan untuk mengendarai kendaraan bermotor untuk itu Michelin berinisiatif untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan berlalu lintas dengan pemahaman yang lebih baik.

Dalam tahap uji SIM ini para siswa menjalani proses seperti halnya ujian bagi masyarakat umum, selain mengikuti tes teori para siswa juga menjalani ujian praktek mengendarai kendaraan roda dua atau roda empat sesuai ketentuan yang berlaku, apabila siswa dinyatakan tidak memenuhi syarat atau lulus maka SIM pun tidak akan diperoleh. Perubahan selalu dimulai dari usia muda untuk pembentukan karakter dan kedisiplinan, dengan meningkatnya pemahaman dan kesadaran terhadap keselamatan berkendara anak anak SMU ini dapat ikut berperan penting dalan mengurangi resiko dan kecelakaan di jalan.

Di tahun kedua ini program Michelin juga melibatkan peran orang tua siswa untuk hadir dalam kegiatan uji SIM dengan harapan dapat meningkatkan kontrol terhadap putra putrinya agar selalu mengedepankan safety setelah mereka memiliki SIM, sebab selama ini orang tua sering mengabaikan setandar keselamatan yang seharusnya dimiliki ketika anak berkendara di jalan raya. Keterlibatan orang tua untuk aktif memberikan pemahaman terhadap Safety kepada anak menjadi sangat penting, “Semua orang tua pasti menginginkan setiap anggota keluarga pergi dan pulang dalam keadaan sehat, kesadaran  dan kepatuhan untuk tertib berlalu lintas itulah yang kita harapkan datang dari keluarga,” demikian ungkap Nora disela sela acara. ( Koes )