Home Breaking News Ford New Focus Manjakan Pelanggan Berbekal Teknologi Canggih

Ford New Focus Manjakan Pelanggan Berbekal Teknologi Canggih

focus

ADELAIDE | Otorai.com – Ford New Focus Lebih sporty,  berkelas dan dinamis dengan teknologi mutakhir,  dibangun atas DNA fun-to-drive Ford. Kali ini  Ford memperkenalkan tingkatan baru dari kesempurnaan dan kenikmatan berkendara bagi  pelanggannya di Asia Pasifik agar lebih mengesankan.

Dengan Teknologi driver-assist yang canggih, termasuk Perpendicular Park Assist baru, Enhanced Active City Stop, dan Adaptive Cruise Control menjadikan mengendarai New Focus lebih mudah dan nyaman dari sebelumnya. Teknologi pintar, seperti sistem konektivitas canggih dalam mobil Ford, SYNC 2 dan Ford MyKey menjadikan new Focus sebagai salah satu mobil dengan konektivitas terbaik dan paling pintar di kelasnya.

“New Ford Focus diciptakan dengan menempatkan pelanggan kami sebagai pusat dari proses pengembangannya, Sejak pertama kali Focus dijual, kami telah mendengarkan apa yang dibutuhkan, diinginkan, dan dihargai pelanggan kami dari kendaraan mereka. New Focus merupakan kendaraan yang lebih canggih yang memenuhi dan melampaui harapan masyarakat dari sebuah mobil compact.” ujar Mark Rampling, Chief Program Engineer Asia Pasifik.

Dibekali Mesin baru EcoBoost 1.5-liter menawarkan teknologi mesin bertenaga dan canggih dalam kemasan yang pintar dan efisien. Desain eksterior New Focus yang bergaya  serta berkelas menampilkan wajah baru Ford yang gagah dengan tingkat kecanggihan baru, sementara interiornya menawarkan lebih banyak ruang dengan berbagai macam pilihan tempat penyimpanan.

Segudang  fitur-fitur canggih terdapat pada kendaraan ini, diantaranya fitur Lane Keeping Aid dan Lane Keeping Alert, bekerja untuk membantu mencegah pengemudi keluar dari jalur secara tidak sengaja saat berkendara pada kecepatan tinggi.

Sayangnya New Ford Focus diproduksi di fasilitas Ford Thailand Manufacturing di Rayong, Thailand. coba kalau di Indonesia banyak nilai tambah yang didapat disamping, disamping transformasi teknoligi, Indonesi juga kedepannya bisa menjadi basisi industri otomotif bukan pasar lagi.(apm/rhs)