Home Breaking News Toyota Berhasil Lampaui Target Export

Toyota Berhasil Lampaui Target Export

TEMIN

JAKARTA | Otorai.com – Di tahun 2014 Toyota berhasil melalpui target export sebesar 30 persen untuk jenis mobil utuh Completey Build -up), yaitu sebanyak 160.000 unit atau 30 persen lebih tinggi dai tahun 2013 diangka 118.000 unit.

“Kami bersyukur, meski kondisi industri otomotif nasional sepanjang 2014 tidak secerah tahun sebelumnya, secara umum kinerja TMMIN cukup mengembirakan. Berbagai target yang ditetapkan pada tahun 2014 bisa dicapai dengan baik,” jelas Vice Presiden PT Toyota Manufacturing Indonesia, saat pengumuman pencapaian export 2014 di Jakarta (19/01/2015)

Kepercayaan pasar ekspor terhadap Toyota dalam 5 tahun naik lima kali lipat sehingga memberikan peluang bagi TMMIN untuk menggenjot kontribusinya secara optimal terhadap upaya pemerintah mendorong ekspor non-migas bagi komuditas berbasis manufaktur. Tidak hanya itu, untuk angka ekspor di tahun 2014 bertambah hampir 500 persen dalam jangka waktu 5 tahun, yaitu dari kisaran 31.000 unit 2009 menjadi 160.000 unit di tahun 2014.

TEMIN2

Pada tahun 2014 merk Fortuner menyumbang lebih dari 54.000 unit, lalul Vios sekitar 28.000 unit, untuk Inova di angka lebih dari 15.000 unit, Avanza 37.000 unit  dan Toyota LiteAce sebesar 14.000 unit. Merk Toyota lainnya yang di ekspor adalah Agya, Yaris dan Toyota Rush. Export dalam bentuk terurai Complete Knock down (CKD) mencapai 42.000 unit, mesin sebesar 52.000 unit, lalu komponen mesin di angka 100.000 unit dan untuk komponen mobil tercatat sebesar 62 juta komponen.

Untuk tahun 2015 diperkirakan pasar global tidak akan mengalami pertumbuhan yang signifikan, bahkan untuk pasar tertentu seperti negara-negara Teluk dan Timur Tengah diperkirakan pertumbuhan ekonominya akan stagnan dipengaruhi melemahnya harga minyak dunia.

” Menggunakan asumsi moderat, kinerja expor 2015 diperkirakan akan relatif sama dengan 2014, bertumbuh sebesar 10 persen. ini diltarbelakangi oleh fokus kami untuk mematangkan pasar-pasar yang baru dijangkau tahun lalu,” ujar Warih

Warih juga mengatakan bahwa di tahun 2015 ini TMMIN akan lebih memperhatikan aspek daya saing terutama dalam menghadapi pasar bebas ASEAN, pengembangan sumber daya manusia atau people development tentunya akan mendapat perhatian lebih intens lagi. (RHS)