Home Breaking News Prestasi Suzuki Ditengah Ketatnya Persaingan Industri Otomotif Nasional

Prestasi Suzuki Ditengah Ketatnya Persaingan Industri Otomotif Nasional

Suzuki Suzuki

JAKARTA | Otorai.com – Ditengah ketatnya persaingan industri otomotif, Suzuki membuktikan prestasinya dengan merespon secara efektif kondisi pasar otomotif nasional. Dibawah payung PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) yang merupakan Agen Pemegang Merek (APM) Suzuki mampu meningkatkan penjualan secara retail sepanjang Januari sampai dengan November 2014 sebesar 142.356 unit kendaraan.

Angka penjualan Suzuki naik dibanding periode yang sama pada tahun 2013 dengan penjualan sebesar 142 unit,  catatan tersebut membuat PT SIS  telah mengusai pangsa pasar sebesar 13.3 %  dibanding tahun lalu yang hanya sebesar 13 %. pencapaian tersebut membuat Suzuki tetap bertahan di posisi ketiga dalam penguasaan pangsa pasar otomotif nasional.

Keberhasilan di tahun 2014 tidak terlepas dari dicanangkanya sebagai tahun quality up acceleration bagi Suzuki Indonesia. berbagai target dibuat di awal tahun dengan menggulirkan berbagai program yang terintegrasi dari mulai produk, marketing penjualan, hingga purna jual yang ditujukan untuk memberi nilai, kepuasan dan pelayanan yang lebih kepada konsumennya.

” kami beryukur ditengah ketatnya persaingan pasar dan beragam situasi dan kebijakan pemerintah sepanjang tahun 2014, PT SIS dapat mempertahankan posisi dan market sharenya di industri otomitif di Indonesia. Atas keberhasilan ini, kami mengucapkan terimakasih kepada masyarakat, terutama kepada konsumen Suzuki, atas dukungannya kepada Suzuki,” papar Davi J. Tulian, 4W sales, Marketing & DND Director PT Suzuki Indomobil Sales di sela sela acara Suzuki Year and Media Gathering 2014 Jakarta ( 23/12).

Pada 2015 nanti rencananyaSuzuki  akan mengoprasikan pabrik barunya di kawasan Greenland International Industrial Center (GIIC), Cikarang.  Dengan beroprasinya pabrik tersebut, diharapkan dapat meningkatkan produksi dalam upaya memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia sekaligus untuk menjawab tantangan industri otomotif kedepannya. (RHS)