Home Oto CSR Program CSR Michelin Edukasi Siswa SMU Dengan Road Safety

Program CSR Michelin Edukasi Siswa SMU Dengan Road Safety

Michelin CSR

JAKARTA | Otorai.com – PT Michelin Indonesia (MICHELIN) terus menunjukkan komitmen dan konsistensinya dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat Indonesia terhadap pentingnya keselamatan dan keamanan berkendara di jalan raya. Sebagai bukti dari komitmen tersebut, MICHELIN bekerjasama dengan Dirlantas Polda Metro Jaya menggelar even bertajuk “Tunjukkin Safetymu! Ayo Uji SIM” yang merupakan bagian dari Program CSR Michelin, terdiri dari tiga rangkaian acara utama yang berlangsung sejak tanggal 3 September 2014 hingga 7 Desember 2014.

Program “Tunjukkin Safetymu! Ayo Uji SIM” adalah bagian dari program MICHELIN Road Safety  yang bertujuan untuk meningkatkan tanggung jawab sebagai pengendara yang mengedepankan keselamatan berlalu lintas di kalangan remaja. Rangkaian program sosialisasi dan edukasi ini terdiri dari 3 tahap, yakni Road Safety Roadshow di 5 Sekolah Menengah Umum di Jakarta, kegiatan Driving School berupa pemberian materi teori dan praktek mengemudi serta dilanjutkan dengan ujian teori dan praktek SIM untuk mendapatkan SIM bagi siswa SMU.

“Untuk itulah, kami memandang perlu mengadakan sosialisasi dan edukasi mengenai pentingnya keselamatan berkendara mengingat tingginya tingkat kecelakaan di usia remaja di Indonesia. Hal ini ditambah dengan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap perlunya memiliki SIM, terutama di kalangan anak SMA yang sudah menggunakan kendaraan tapi belum memiliki SIM. Saat ini kami kembali mengadakan sosialisasi program Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas dengan serangkaian kegiatan di tingkat remaja dengan program : “TUNJUKKIN SAFETYMU! AYO UJI SIM”, kata Jean Charles,Country Director MICHELIN Indonesia di Jakarta, Selasa (2/9).

Menurut World Health Organization (WHO)*, di Indonesia setiap tahun kecelakaan lalu lintas telah merenggut sekitar 400 ribu nyawa anak dibawah usia 25 tahun atau 1000 kematian setiap harinya. Salah satu penyebab banyaknya pelanggaran hingga kecelakaan lalu lintas tersebut dikarenakan oleh pengemudi dibawah umur yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Polda Metro Jaya mencatat, selama tahun 2013 angka kecelakaan di tingkat pelajar dan mahasiswa 6.498 kasus dengan jumlah korban meninggal sebanyak 95 orang, luka berat 409 orang dan luka ringan 703 orang.

Melalui rangkaian kampanye ini, diharapkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terutama anak dan orangtua terhadap pentingnya berkendara secara aman dan bertanggung jawab akan terus meningkat, sehingga mampu mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya.  (RHS )