Home Oto CSR Toyota Eco Youth Bangun Kesadaran Pelajar Untuk Cinta Lingkungan

Toyota Eco Youth Bangun Kesadaran Pelajar Untuk Cinta Lingkungan

CSR Toyota 1

JAKARTA | Otorai.com – Guna memberikan kontribusi terhadap program lingkungan, salah satu upaya Toyota Indonesia adalah melalui program Toyota Eco Youth (TEY) yang bertujuan untuk membangun kesadaran para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat, untuk lebih mencintai lingkungan. Pertmakali dilaksanakan pada 2005 silam, Sudah melibatkan lebih dari 600 sekolah dan 753 proyek dari berbagai SMA dan sederajat, yang tersebar di seluruh wilayah di nusantara.

Toyota Eco Youth merupakan sebuah lomba peningkatan kesadaran lingkungan dan ide-ide pelestarian lingkungan yang melibatkan siswa SMA dan sederajat, yang bertujuan untuk menjadikan mereka sebagai agen dari lingkungan hidup. Program ini mendapatkan dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Nasional.

Tidak hanya konsisten dalam penyelenggaraan TEY, Toyota Indonesia juga konsisten dalam memberikan dukungan kepada sekolah-sekolah yang telah berpartisipasi dalam TEY selama ini. Guna terus mengembangkan program Toyota Eco Youth dan untuk semakin memperkuat kesadaran siswa SMA untuk menciptakan ide-ide pelestarian lingkungan di masa depan, Toyota membangun fasilitas pembelajaran di 22 sekolah di seluruh Indonesia.

Fasilitas yang dinamakan Toyota Eco Gallery tersebut merupakan fasilitas pembelajaran yang ditunjang teknologi informasi dalam satu tempat terintegrasi di sekolah, serta didukung fasilitas minilab, fasilitas multimedia dan display reduce, reuse, recycle, serta fasilitas perpustakaan dan ruang baca. Toyota Eco Gallery adalah fasilitas percontohan dari program Toyota Eco Youth. Program ini merupakan bentuk apresiasi atas partisipasi aktif dan keikutsertaan sekolah dalam program Toyota Eco Youth sejak 2005.

Pada tahap pertama yang dimulai tahun 2011—2012, telah diresmikan delapan sekolah dengan fasilitas Toyota Eco Gallery. Dua Eco Gallery dibangun pada 2011 yaitu SMA Semen Gresik dan SMAN 6 Jogjakarta. Sementara, enam Eco Gallery lainnya dibangun pada 2012, yaitu SMAN 7 Manado, SMAN 10 Malang, SMKN 1 Banjarmasin, SMKN 3 Madiun, SMAN 8 Pekanbaru, dan SMKN 2 Palembang.

Adapun, pada tahap II (2014), Toyota Eco Gallery diresmikan di 14 sekolah yaitu SMAN 2 Medan, SMA Krida Nusantara Bandung, SMKN 2 Semarang, SMKN 5 Surabaya, SMAN 21 Makassar, SMAN 5 Denpasar, SMAN 34 Jakarta, SMAN 9 Bandarlampung, SMKN 27 Jakarta, SMKN 2 Palembang, SMKN 6 Palembang, SMKN 1 Pungging-Mojokerto, SMAN 6 Banjarmasin, dan SMKN 3 Pontianak.

Hari ini  (27/08 ), berlokasi di SMAN 34 Jakarta, Toyota Eco Gallery diresmikan oleh Vice President Director PT Toyota Astra Motor, Suparno Djasmin, dan disaksikan perwakilan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kementerian Pendidikan Nasional.

CSR Toyota 2

“Selamat kepada sekolah-sekolah terpilih atas dibangunnya Toyota Eco Gallery yang merupakan sarana pendukung yang dapat membantu pengembangan kreativitas para siswa SMA dan sederajat dalam upaya pelestarian lingkungan,” ujar Suparno Djasmin.

Dibagian lain, dia mengatakan bahwa di masa depan Toyota Indonesia akan meneruskan komitmennya untuk melakukan improvement terhadap aktivitas CSR, terutama di bidang lingkungan.

“Pembangunan fasilitas Eco Gallery, merupakan apresiasi kami kepada sekolah-sekolah terbaik yang telah berpartisipasi pada TEY. Harapan kami, gallery ini tidak hanya dimanfaatkan oleh SMAN 34 Jakarta dan sekolah-sekolah terpilih lainnya, melainkan juga oleh sekolah-sekolah lain dan masyarakat di sekitarnya,” dia menambahkan.

Untuk itu, dia tegaskan, dalam jangka pendek/menengah, Toyota Indonesia akan melanjutkan dan mengembangkan program Toyota Eco Youth, di mana pada 2014 ini sudah memasuki tahun ke-9.

Sebagai bentuk kontribusi perusahaan terhadap masyarakat, Toyota aktif dalam melaksanakan kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdasarkan pada empat pilar, yaitu Pendidikan, Lingkungan, Keamanan Berkendara, dan Pengembangan Masyarakat.

Toyota Indonesia sangat konsisten dalam mendukung berbagai program pelestarian lingkungan. Hal itu didasari pada keyakinan bahwa lingkungan memiliki arti penting bagi manusia, karena lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi perkembangan kehidupan manusia, baik secara langsung maupun tidak langsung.