Home Mobil Mesin EcoBoost Ford Digandrungi Konsumen Asia Pasifik

Mesin EcoBoost Ford Digandrungi Konsumen Asia Pasifik

Ford Ecobus

SHANGHAI | Otorai.com – Pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Ford Motor Company merayakan perbedaan besar yang didapatkan dari mesin yang lebih kecil. Di seluruh wilayah Asia Pasifik, tuntutan konsumen dan tumbuhnya kesadaran lingkungan mempercepat penjualan kendaraan dengan mesin canggih dari lini Ford EcoBoost, yang dapat  mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan tenaga.

Penjualan kendaraan dengan mesin EcoBoost di wilayah Asia Pasifik meningkat 164 persen dalam empat bulan pertama di tahun 2014, dibandingkan dengan  pertumbuhan penjualan sebesar 30 persen di semua kendaraan, Deangan lebih dari 125 paten mesin EcoBoost mengurangi emisi dan meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan Performa.

Dengan peningkatan total penjualan kendaraan Ford di Asia Pasifik yang impresif sebesar 30 persen dalam empat bulan pertama tahun ini, penjualan kendaraan dengan mesin EcoBoost naik dengan pesat sebesar 164 persen pada periode yang sama. Penjualan tersebut didorong oleh kendaraan-kendaraan seperti new Ford Fiesta dengan mesin 1.0L tiga silinder EcoBoost yang  agresif dan hemat bahan bakar. “Di seluruh wilayah, semakin banyak pelanggan yang memilih EcoBoost karena kombinasi tak tertandingi dari tenaga, efisiensi dan emisi rendah,” ujar Dave Schoch, president, Ford Asia Pasifik.

Teknologi EcoBoost dari Ford, yang memegang lebih dari 125 paten, menggunakan kombinasi dari turbocharging, direct injection, dan variable valve timing guna mengurangi perpindahan volume mesin sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi CO2 dibandingkan dengan mesin tradisional dengan performa setara.

Mesin 1.0-liter EcoBoost pada Ford Fiesta – yang mendapatkan gelar International Engine of the Year selama dua tahun berturut-turut di tahun 2012 dan 2013 – dengan jelas menunjukkan pendekatan EcoBoost. Cukup kecil untuk masuk di kompartemen bagasi kabin pesawat, mesin tersebut tetap menghasilkan tenaga 125 PS (92 kW) dan torsi puncak 170 Nm, menyaingi tenaga dan performa dari mesin bensin 1.6-liter tradisional. Di pasar ASEAN, mesin mencapai   ekonomi bahan bakar pada 18,9 km/L dan emisi karbon dioksida hanya 121 g/km.

“Kami sangat bangga melihat permintaan yang luar biasa untuk mesin EcoBoost di seluruh lini  produk yang tersedia di Asia Pasifik – apakah itu mesin 1.0-liter, 1.5-liter, 1.6-liter atau 2.0-liter,” kata Trevor Worthington, vice president, Product Development, Ford Asia Pasifik.

“Walaupun mesin-mesin tersebut tersedia di dalam kendaraan yang berbeda, semua kendaraan tersebut memberikan hal-hal yang penting bagi pelanggan kami:  efisiensi bahan bakar dunia nyata yang unggul, value for money dan performa yang luar biasa.” tambahnya.

Mesin EcoBoost hanyalah salah satu cara Ford bekerja untuk mengurangi dampak lingkungan dari kendaraan di seluruh dunia. Dengan mengurangi berat kendaraan sebanyak 250 hingga 750 pon, Ford mampu mengurangi kebutuhan bahan bakar dan memungkinkan penggunaan mesin yang lebih kecil. Selain itu, solusi ramah lingkungan yang pintar seperti transmisi canggih, teknologi Auto Start-Stop serta electric power-assisted steering menambah peningkatan efisiensi bahan bakar yang signifikan, emisi CO2 yang lebih rendah dan pengalaman berkendara yang lebih baik. (apm/rhs )